Friday, December 18, 2009

tameng

"Cepat ato lambat mereka pasti "menyerang" siapa saja diantara kita...bruntung si tengil itu gag jg menikah 3 taon yg lalu..tp firasatku kamu harus hati2...taon depan semua gerbong akan berangkat..gag ada lagi yg bisa dijadiin tameng...,"

ga ada angin ga ada ujan..semalem sms itu masuk ke inbox..
berbalas tanpa jeda...ujung2nya..mengalirlah semua cerita itu..
juga semua rencana2 yg terlewat dr perhatian..

huft..
yg ada..setelahnya aku jd berpikir keras..
gmn lg caranya kabur dari "serangan"2 itu??
apa iya harus terus-terusan kabur??
sejujurnya.., aku juga bosan mendengar yg itu2 lagi..
tp mau gimana lagi dong??
ugh..nyebelin!!

-dee-
*berpikir keras..gimana caranya mengalihkan serangan2 yg akan datang taon depan..ketika semua gerbong beranjang menjauh..ugh...buntu!!*







Saturday, December 5, 2009

bukan apa-apa

Ngobrolin cinta katanya ga ada habisnya..
Cinta, konon katanya, bikin orang jadi gila dan ga peka ma lingkungannya...
Celakanya, ga pernah ada yang ngasi tau aku kl jd pendengar orang jatuh cinta bisa ketularan gila *huft*

Ceritanya..dua minggu belakangan dua orang teman baru mendatangiku dlm wktu yg tak berselang lama..
masing2 bertutur ttg lika-liku perjuangan mereka meraih cinta..
yg satu..mengaku berada di persimpangan.., antara mendengar kata hati atau omongan orang2 di sekitar..
yg satu lagi, msh mragu pd rasanya..takut untuk mengungkap geliat yg merampok ketenangan jiwa..beda menjadi kuncinya..

Aku ga pernah tau awal mulanya..
yang aku tau..sesudah cerita pembuka.. aku setia..mendengar dan terus mendengar kisah mereka..
dan mereka..yang sedang kejatuhan cinta..tak pernah tau aku ikut2an gila..

ia..moodku berasa seperti roller coaaster...
bukan aku yg jatuh cinta..tp aku jg merasa fluktuasi emosi?? *edan!!*

yang bikin aku ga habis pikir..kok ya mereka terus datang dan datang lagi,,
berkisah lg ttg perjuangan cintanya..
bedanya, sekali ini si pertama datang dengan senyum sumringah..sembari berkata, "Hey Girl, I'm in love with her..,"
ah...,tampaknya..lembar perjuangannya berakhir sudah..
baginya.., kini lembar baru terbuka..

yang satu lagi..
ntahlah..
sepertinya aku masih harus menyediakan telingaku untuknya..
dan membiarkan suasana hatiku berayun dari satu ranting ke ranting yang laen..
bersama kisahnya yg tak kunjung tuntas..*mpffff*

-dee-
*masih tak habis pikir..kenapa mereka memilihku utk mendengar kisah2 itu??pun memintaku utk mencarikan jalan keluar dari semua kebuntuan2 yg menghalangi perjalanan mereka..aneh!!tidakkah mereka berpikir ini aneh??*

Saturday, October 17, 2009

mengasah gergaji

gergaji...

katanya om steven covey kudu diasah terus menerus biar ga tumpul..

aku bersepakat!!

masalahnya, sebagai penggila kerja..aku selalu punya sejuta alasan untuk berhenti sejenak dan mengasah gergajiku.., gergaji yang aku tahu betul sudah mulai teramat sangat tumpul..

"Manusiawi..," kata seorang teman.. "kamu takut berhenti sesaat untuk mengasah gergajimu.. takut hentimu yang sesaat itu akan menghentikan pundi-pundi itu masuk ke kantongmu..," lanjut si teman..

hmm....kenyataannya, dia berkata jujur..dan kejujurannya adalah kebenaran yang selalu kupungkiri..

aku tahu..hati kecilku selalu berkata "Berhenti Dee..diam sejenak, asah gergajimu..tak ada lagi yang bisa kamu potong dengan gergaji yang karatan dan tumpul ini..apa lagi yang bisa kamu banggakan??"

tapi aku tak mau tahu..berkali-kali membohongi kata hati..berkali-kali berjanji untuk berhenti, tapi sungguh..aku tak pernah benar-benar berhenti..aku melaju.., melaju, dan terus melaju..

menutup mata, tak mau tahu bahwa langkahku tertatih..gergajiku tak lagi bertaji..

tapi..alam sepertinya berkonspirasi..
sebuah pintu yang selama ini selalu membiarkanku bekerja dengan gergajiku..perlahan namun pasti mulai menutup..

aku panik.., jelas!!

gundah gulana.., cuma itu yang terpatri di sudut kepala..
apa lagi ini??
kemana lagi aku harus membawa gergajiku..
aku tahu..aku tak lagi bertaji..

dan alam masih berbaik hati..
mereka berkonspirasi..memaksaku sekali lagi berhenti..untuk mengasah gergaji..
sekali ini..aku menyerah..

aku tahu..
tak ada gunanya lagi berlari dan memaksa diri, melaju dengan gergaji yang tak bertaji..

aku berhenti..
sesaat melepas diri dari belenggu..
memaksa diri sejenak berhenti dari kegilaan bekerja dan bekerja..

aneh!!
seperti bukan aku.., awalnya..

tapi alam seperti tak mau menyerah..
mereka tetap berkonspirasi..
memaksaku untuk lebih lama berhenti dan berfokus mengasah gergaji..

aku menyerah..
sekali ini aku biarkan alam memenangkan pertarungan..

aku berhenti..
sungguh, aku berhenti..

menikmati proses pengasahan gergajiku..
ternyata..nikmatnya luar biasa..

sgala takut yang menggelayut.., hilang..
aku terlanjur menikmati proses mengasah gergaji..
aku jadi enggan untuk kembali kerja rodi..

sial!!
aku terbelenggu lagi..
harusnya, ini tak boleh terjadi..

hening sesaat..
aku menepi.., sekali lagi..
bertanya pada hati..apa lagi yang ia maui..

tak ada jalan lain..
aku biarkan diri menepi..sedikit lebih lama..
belajar berdamai dengan hati, dengan alam..
sembari terus mengasah gergaji..

hasilnya..
aku pulang dengan gergaji baruku..
gergaji yang aku percaya kembali bertaji..

pintu lama boleh tertutup...
tapi toh alam tetap berkonspirasi...
membuka pintu baru buatku..
pintu yang membiarkanku bereksperimen dengan gergaji baruku..

-dee-
sepulang dari menepi di sudut sepi..

*sepertinya, aku harus lebih sering mendengar kata hati dan percaya pada alam...
sepertinya, aku harus lebih percaya..berhenti sejenak bukan sebuah salah..
teriring terimakasih untuk kata hati dan alam yang tak lelah berkonspirasi..menjadikan hidupku lebih indah, lebih berarti, dan lebih berwarna...*